Pengertian dan Masadepan Telematika

telematics21

Telematika

A. Pengertian Telematika

Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. ‘Telekomunikasi’ mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

Istilah “Telematika” merupakan adopsi dari bahasa Prancis “Telematique” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai “bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi”.

Sedangkan kata Telematics dalam bahasa inggris merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “Telecommunication and Informatics” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai the new hybrid technology karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).

Sedangkan istilah Telematika menurut Moedjiono (Deputi Telematika Departemen Komunikasi dan Informatika atau bisa disingkat dengan DepKomInFo) adalah istilah bahasa indonesia yang kita (stakeholder) create sendiri, yaitu merupakan konvergensi dari : Tele=”Telekomunikasi”, ma=”Multimedia” dan tika=”Informatika”, atau konvergensi dari “3C’, “Content”, “Computing”, and “Communication”.

Sementara dari hasil membaca Pengantar Telematika pada Mata Kuliah Hukum Telematika Universitas Indonesia tertulis sebagai berikut :

Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Istilah telematika juga sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology).
  • Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/ Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia. Dalam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia, bahkan ke seluruh angkasa, serta terlaksana dalam sekejap. Kecepatan transmisi elektromagnetik adalah (hampir) 300.000 km/detik, sehingga langsung dikirim begitu sampai, memungkinkan orang berdialog langsung, atau komunikasi interaktif.

Referensi Tulisan :

B. Kesimpulan

Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka dapat disimpulkan pemahaman tentang telematika sebagai berikut :

  1. Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
  2. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
  3. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.

Argumentasi :

Saya sendiri dalam percakapan sehari-hari lebih sering menggunakan kata “IT” daripada Telematika ataupun ICT. Pertanyaannya sekarang “sudah seharusnya kita menggunakan kata Telematika untuk menggantikan kata IT ataupun ICT ?”, bukankah akan terasa janggal jika sebuah istilah digunakan tanpa mengetahui arti dari istilah itu sendiri. Ia kan?

C. Penerapan Telematika di Masa yang akan datang :

Salah satu contoh penerapan telematika yang dapat diterapkan dimasa yang akan datang adalah penggunaan alat pengenalan biometri pada manusia sejak dilahirkan.

1. Jadi sejak dilahirkan setiap bayi yang lahir akan dipasangkan satu set chip ditubuhnya sebagai identitas. (Sebuah sensor, penanda digital, kamera dan visualisasi kecil terintegrasi dimatanya, sebuat mikrofon dan sensor sensor lainnya yang diperlukan komputer pusat untuk berinteraksi dengan user).

2. Alat ini akan sangat efisien dalam penggunaan listrik, energi listrik yang dibutuhkan untuk memfungsikan alat ini dihasilkan dari gerak mekanik tubuh.

3. Alat ini tidak resisten terhadap tubuh penggunanya dan dapat bertahan paling tidak 50 tahun dalam tubuh manusia, setelah itu harus diganti chip baru dengan nomor ID yang sama.

4. Setiap chip biometri ini mendapatkan sebuah nomor unik dalam database komputer, yang akan mencatat identitas dasar sianak, seperti asal usul keluarga dan riwayat awal kesehatannya.Untuk mempermudah perawatan awal anak tersebut.

5. Seiring dengan berjalannya waktu alat ini akan mengiriman sinyal kepada receiver terdekat mengenai segala hal yang dilakukan penggunanya. Mulai dari pola belajar, percakapan yang dilakukan, riwayat kesehatan, riwayat transaksi keuangan dan tindakan yang dilakukan.

6. Komputer yang menerima semua data ini harus sangat canggih dalam mengelola informasi yang didapatnya.

7. Dari semua riwayat kejadian yang diterimanya, komputer ini harus dapat memprediksi :

  • Apakah ada tindakan kejahatan yang akan dilakukan ?
  • Apakah jika sebuah tindakan dilakukan dapat membahayakan jiwa, keluarga, lingkungan dan negaranya?
  • Apakah transaksi keuangan yang dia lakukan tidak melanggar aturan yang berlaku dan sesuai dengan kebutuhannya?
  • Apakah makanan yang diasupnya cukup untuk menjaga kesehatannya?
  • Apakah pendidikan yang ditempuhnya sudah sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya?
  • Apakah kegiatan yang dilakukannya mendukung perkembangan psikologis dan keahliannya?

8. Pada usia tertentu komputer diijinkan dapat berinteraksi dengan pengguna :

  • Dengan menyediakan pilihan pilihan yang terbaik diantara semua kemungkinan.
  • Menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.
  • Memfilter informasi apa yang boleh atau tidak boleh diterima.
  • Memproses setiap transaksi yang dilakukan, apakah saldo yang dimilikinya masih cukup untuk barang yang ingin dibelinya.
  • Memberikan saldo rekening sesuai dengan apa yang telah dilakukannya berdasarkan kategori umur, kelas, kemampuan, keahlian dan kontribusinya bagi lingkungan.

9. Komputer yang digunakan harus sangat canggih :

  • Komputer harus mampu belajar dari semua kejadian yang telah dilakukan oleh manusia dan memprediksikan hal apa yang akan dilakukan berikutnya berikutnya.
  • Harus dapat menampung semua data yang dipatkannya, mengolah dan mengirimkan hasilnya secara real time.
  • Mampu membaca segala kemungkinan yang terjadi dan solusinya.
  • Mampu mempelajari psikologi dasar dan lanjut manusia dan bisa memahaminya.
  • Mampu menyediakan jalan keluar terbaik yang tidak bersinggungan atara satu dengan yang lainnya.
  • Dapat memanfaatkan sumberdayanya secara efisien.
  • Mampu mengkalkulasi setiap kebutuhan manusia membuat alat yang dibutuhkan untuk mewujudkannya secara cepat, dan memindahkan manusia kemanapun tempat yang dituju dikolong jagat ini.

10. Dan pada akhirnya dia dapat memprediksi smua hal yang terjadi dan jalan keluarnya demi sebaik baiknya umat manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: