Jaringan Komputer (Computer Network)

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan Komputer

1). Pengertian Jaringan atau Network Komputer

Jaringan atau network adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer saling terhubung, terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya seperti :kabel,switch,hub,router yang bekerja bersama-sama untuk mencapai satu tujuan yang sama.

2). Tujuan dari jaringan atau Network adalah :

  • Membagi fungsi sumber daya seperti berbagai pemakaian printer
  • Komunikasi Contoh : Surat Elektronik
  • Akses informasi Contoh : Website

3). Kriteria Network

I. Berdasarkan skala :

A. Local Area Network (LAN) adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu computer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas. Sebuah LAN biasanya terdiri dari dua atau lebih komputer di ruang yang sama dengan menggunakan fiber optik atau kabel Ethernet untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan LAN, jaringan pribadi dan jaringan LAN perkantoran.

B. Metropolitan Area Network (MAN) adalah jenis jaringan yang terdiri dari dua atau lebih komputer di dua lokasi geografis yang berbeda di kota yang sama. MAN dapat menggunakan kabel (tembaga, fiber optik) atau nirkabel serta sejumlah perangkat komunikasi yang perlu digunakan dalam sebuah jaringan MAN. MAN pada dasarnya hamper sama dengan LAN hanya saja mencakup area yang lebih luas yaitu sekitar 10-50 km.

C. Wide Area Network (WAN) adalah jaringan computer yang terdiri dari dua atau lebih komputer di dua wilayah geografis yang berbeda (berbagai kota atau negara) dan dengan metode yang berbeda, untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan WAN dibutuhak provider yang menyewakan ( sinyal ISDN, gelombang radio, gelombang mikro, koneksi dial-up dan konektivitas melalui satelit). Internet adalah WAN terbesar di muka bumi. Dengan penemuan teknologi jaringan nirkabel, teknologi komunikasi mobile dan serat optik penggunaan kabel saat ini telah jauh menurun. WAN biasanya mencakup jaringan antar kota, negara dan benua atau bisa di samakan dengan internet.

II. Berdasarkan fungsi yaitu:

A. Client Server adalah jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Contohnya : sebuah domain seperti www.detik.com.

B. Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi klient secara bersamaan.

III. Berdasarkan topologi jaringan,jaringan komputer dapat dibedakan menjadi :

A. Topologi Bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang digunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.

Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

Ciri-ciri

  • Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
  • Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
  • Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
  • Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
  • Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
  • Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
  • Susah melakukan pelacakan masalah
  • Discontinue Support.

Keunggulan

  • Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Hemat kabel.
  • Layout kabel sederhana.

Kelemahan

  • Jila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  • Kepadatan pada jalur lalu lintas.
  • Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

B. Topologi bintang adalah bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan

  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  • Paling fleksibel.

Kekurangan

  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.

C. Topologi Jala atau Topologi Mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).

Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).

Kelebihan :

  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

Kekurangan :

  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
  • Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

D. Topologi Cincin atau Topolog Ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.

Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.

TOKEN berisi informasi bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber, token kemudian akan melewati titik/node dan akan memeriksa apakah informasi data tersebut digunakan oleh titik/node yang bersangkutan, jika ya maka token akan memberikan data yang diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa data menuju ke titik/node berikutnya. proses ini akan terus berlangsung hingga sinyal data mencapi tujuannya.

Dengan cara kerja seperti ini maka kekuatan sinyal dalam aliran data dapat terjaga. Kemampuan sinyal data dalam melakukan perjalanan disepanjang lingkaran adalah hal yang sangat vital dalam Topologi cincin.

Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Kelebihan

  • Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
  • Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
  • Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
  • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data

Kelemahan

  • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
  • Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
  • Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbang Topologi bintang
  • Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles

E. Topologi Pohon atau Topologi Tree adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.

Keungguluan :

Dapat di bentuk suatu kelompok yang dibutuhkan setiap saat. Sebagai contoh,perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.

Kelemahan :

Jika simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi, maka kelompok lain yang berada dibawahnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif lambat. Menurut jeremyah joel, topologi ini menggunakan banyak kabel dan di Backbone [Kabel terbawah] merupakan pusat dari tapologi ini

F. Topologi Linier atau Topologi Runtut

Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

Ciri-Ciri

  • Penyambung kabel BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke penyambung-T.
  • Penyambung-T BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke komputer.
  • Penyambung tabung BNC (BNC barrel connector) digunakan untuk menyambung 2 kabel BNC.
  • Penamat BNC digunakan ntuk menandai akhir dari topologi bus.

Keuntungan

  • Hemat kabel
  • Tata letak kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
  • Tidak butuh kendali pusat
  • Penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan

Kelemahan

  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas tinggi
  • Keamanan data kurang terjamin
  • Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah
  • Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

IV. Berdasarkan distribusi sumber informasi atau data

A. Jaringan terpusat yaitu terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi /data yang berasal dari satu sumber komputer server.

B. Jaringan terdistribusi yaitu perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

V. Berdasarkan media transmisi data

A. Jaringan Berkabel (Wired Network) yaitu untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan yang berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

B. Jaringan Nirkabel (Wireless) yaitu : jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

4). Jenis Network Service

A. User management terdiri dari berbagai macam layanan, dari pembuatan username dan password sampai dengan hak alokasi, rights, privileges dan access.

B. Email yaitu salah satu tipe network servis yang mungklin telah sering kali di gunakan dengan menggunakan layanan ini, kita dapat berkomunikasi, berkirim pesan dengan pengguna jaringan lainnya secara mudah.

C. Shared printing akan memungkinkan untuk berbagi penggunaan printer pada jaringan, sehingga semua pengguna jaringan memiliki akses pada printer yang sama.

D. System administration adalah kempampuan untuk mengontrol semua workstation dari sebuah lokasi terpusat.

5).Pengertian Komunikasi Data

Yaitu : proses pengiriman informasi diantara dua titik menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan perangkat.bisa antara komputer dengan komputer,komputer dengan terminal.

I. Elemen Komunikasi Data

  1. Sumber / source. Contoh : telpon dan pc
  2. Transmitter. Contoh : modem merubah signal dital ke analog
  3. System Transmisi. Contoh : jalur transmisi yang menhubungkan sumber dan tujuan.
  4. Receiver. Contoh : modem merubah signal analog ke digital.

II. Tujuan Komunikasi Data

  1. Data sharing
  2. Program sharing
  3. Device sharing
  4. Hubungan dengan sistem yang berbeda
  5. Paperless

III. Metode Komunikasi Data

  1. Point to Point (PTP). Contoh : Peer to Peer.
  2. Point to Multipoint (PTM). Contoh : Client – Server.

IV. Cara Transmisi Data yaitu :

  1. Simpleks line (satu arah). Yaitu : saluran komunikasi yang paling murah karna hanya satu arah.
  2. Half dupleks (dua arah bergantian). Yaitu : transmisi data dilakukan dalam dua arah,tidak dalam waktu yang bersamaan.
  3. Full dupleks (dua arah penuh). Yaitu: penerima dan pengirim informasi bisa secara serentak, data dapat dikirim dari dua arah pada saat bersamaan.

V). Arsitektur Komunikasi Data.

Adalah suatu penetapan terhadap elemen-elemen, fungsi-fungsi dari setiap elemen dan hubungan antar elemen yang dibutuhkan untuk melakukan komunikasi data. Contoh : Komunikasi data dua komputer yang memerlukan 3 elemen : Software Aplikasi, Komputer dan Kabel.

Ada beberapa arsitektur yang tidak berdasarkan vendor yaitu :

1. Protocol yaitu kumpulan aturan/procedure yang mengendalikan pengoperasian unit fungsional untuk melakukan hubungan komunikasi. Sebuah protokol akan mendefinisikan pengecekan error, bagaimana data akan dikirim dan diterima serta pengiriman data antara sistem.

Ada banyak protokol dan berikut ini adalah daftar dari protokol yang paling umum digunakan dalam komunikasi komputer :

  • AppleTalk adalah sebuah protokol komunikasi yang dikembangkan oleh Sistem Apple untuk menghubungkan komputer Macintosh ke printer.
  • Asynchronous Transfer Mode (ATM) : ATM adalah jenis protokol yang menjalankan data dalam bentuk paket dengan ukuran tetap. Ukuran paket yang tetap ini dilengkapi dengan metode transmisi kecepatan yang tinggi, keamanan data, video dan komunikasi suara melalui jaringan yang sama.
  • DECnet adalah sebuah protokol yang dikembangkan oleh Digital Equipment Systems untuk menghubungkan sistem PDP dan VAX.
  • Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Intel, Xerox dan Digital Equipment Sistem. Ethernet adalah standar LAN yang paling banyak digunakan untuk komunikasi komputer.
  • Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mengirimkan data melalui kabel serat optik.
  • Protokol Internet (IP) adalah protokol transmisi data antara jaringan dengan paket IP, awalnya dikembangkan oleh DOD (department of defense). TCP/IP (Transmission Control Protokol/Internet Protokol) adalah sebuah protokol suite dan FTP, HTTP, E-mail, Telnet adalah protokol IP.
  • Internetwork Packet Exchange (IPX) adalah protokol jaringan yang digunakan oleh sistem operasi Novell Netware.
  • Netware adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh perusahaan Novell.
  • Signaling System 7 (SS7) : SS7 adalah protokol telekomunikasi yang dikembangkan oleh International grup Telecommunication.
  • Systems Network Architecture (SNA) adalah seperangkat protokol yang dikembangkan oleh sistem mainframe IBM.
  • Token Ring adalah sebuah protokol LAN yang dikembangkan oleh IBM di mana sistem memiliki token sebelum mereka mengirimkan data. Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP / IP): TCP / IP merupakan suite protokol yang digunakan untuk menghubungkan komputer di internet. TCP / IP merupakan protokol yang paling umum digunakan.
  • X.25 adalah sebuah protokol yang dikembangkan oleh CCITT untuk jaringan paket switched.

Fungsi-fungsi Protokol :

  • Enkapsulasi (Encapsulation atau pembungkusan paket data)
  • Segmentasi dan perakitan ulang
  • Kontrol Koneksi
  • Pengiriman berurutan
  • Kontrol Aliran Data (Flow Control)
  • Kontrol Kesalahan (Error Control)
  • Pengalamatan
  • Multiplexing

2. Osi Layer adalah layer yang menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna jaringan yang bertanggung jawab terhadap pertukaran informasi antar program komputer.

Tujuan tiap Layer adalah memberikan layanan kepada layer yang berada di atasnya.

Model OSI terdiri atas 7 layer lapisan-lapisan dan tugas yang dimilikinya adalah :

Layer 1 – Physical

Layer (lapisan) ini berhubungan dengan kabel dan media fisik lainnya yang menghubungkan satu peralatan jaringan komputer dengan peralatan jaringan komputer lainnya. Lapisan ini juga berhubungan dengan sinyal-sinyal listrik, sinar maupun gelombang radio yang digunakan untuk mengirimkan data. Pada lapisan ini juga dijelaskan mengenai jarak terjauh yang mungkin digunakan oleh sebuah media fisik. Pada lapisan ini juga diantur bagaimana cara melakukan collision control.

Layer 2 – Data Link

Pada sisi pengirim, lapisan ini mengatur bagaimana data yang akan dikirimkan diubah menjadi deretan angka ‘1’ dan ‘0’ dan mengirimkannya ke media fisik. Sedangkan pada sisi penerima, lapisan ini akan merubah deretan angka ‘1’ dan ‘0’ yang diterima dari media fisik menjadi data yang lebih berarti. Pada lapisan ini juga diatur bagaimana kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi ketika transmisi data diperlakukan.

Lapisan ini terbagi atas dua bagian, yaitu :

  • Media Access Control (MAC) yang mengatur bagaimana sebuah peralatan dapat memiliki akses untuk mengirimkan data.
  • Logical Link Control (LLC) yang bertanggung jawab atas sinkronisasi frame, flow control dan pemeriksaan error. Pada MAC terdapat metode-metode yang digunakan untuk menentukan siapa yang berhak untuk melakukan pengiriman data. Pada dasarnya metode-metode itu dapat bersifat terdistribusi (Contoh: CSMA/CD atau CSMA/CA) dan bersifat terpusat (Contoh: token ring). Secara keseluruhan, lapisan Data Link bertanggung jawab terhadap koneksi dari satu node ke node berikutnya dalam komunikasi data.

Layer 3 – Network

Lapisan Network bertanggung jawab terhadap koneksi dari pengirim sampai dengan penerima. Lapisan ini akan menerjemahkan alamat logic sebuah host menjadi sebuah alamat fisik.

Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk mengatur rute yang akan dilalui sebuah paket yang dikirim agar dapat sampai pada tujuan. Jika dibutuhkan penentuan jalur yang akan dilalui sebuah paket, maka sebuah router akan menentukan jalur ‘terbaik’ yang akan dilalui paket tersebut. Pemilihan jalur atau rute ini dapat ditentukan secara statik maupun secara dinamis.

Layer 4 – Transport

Lapisan ini bertanggung jawab untuk menyediakan koneksi yang bebas dari gangguan.

Ada dua jenis komunikasi data jaringan komputer, yaitu Connection Oriented dan Connectionless

  • Pada jenis komunikasi Connection Oriented data dipastikan sampai tanpa ada gangguan sedikitpun juga. Apabila ada gangguan, maka data akan dikirimkan kembali.
  • Sedangkan jenis komunikasi Connectionless, tidak ada mekanisme untuk memastikan apabila data yang dikirim telah diterima dengan baik oleh penerima. Biasanya lapisan ini mengubah layanan yang sangat sederhana dari lapisan Network menjadi sebuah layanan yang lebih lengkap bagi lapisan diatasnya. Misalnya, pada layer ini disediakan fungsi kontrol transmisi yang tidak dimiliki oleh lapisan di bawahnya.

Layer 5 – Session

Lapisan ini bertanggung jawab untuk membangun, memelihara dan memutuskan koneksi antar aplikasi. Pada kenyataannya lapisan ini sering digabung dengan Application Layer.

Layer 6 – Presentation

Agar berbagai aplikasi jaringan komputer yang ada di dunia dapat saling terhubung, seluruh aplikasi tersebut harus mempergunakan format data yang sama. Lapisan ini bertanggung jawab atas bentuk format data yang akan digunakan dalam melakukan komunikasi. Pada kenyataannya lapisan ini sering pula digabung dengan Application Layer.

Layer 7 – Application

Di Lapisan ini interaksi dengan pengguna dilakukan. Pada lapisan inilah semua jenis program jaringan komputer seperti browser dan email client berjalan. Pada implementasinya, lapisan jaringan komputer berdasarkan ISO/ OSI tidak digunakan karena terlalu kompleks dan ada banyak duplikasi tugas dari setiap lapisan. Lapisan OSI/ ISO digunakan hanya sebagai referensi.

3. System Network Arsitektur adalah rangkaian yang diperkenalkan oleh IBM tahun 1974 dan sudah diterapkan dengan baik namun hanya berupa prototype.

4. Protocol Transmision Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).

IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP terdiri atas 32 bit angka biner yang biasanya dituliskan dengan angka desimal yang dipisahkan oleh titik.

Lapisan jaringan komputer yang banyak digunakan adalah lapisan TCP/IP yang terdiri atas empat lapisan yaitu :

  1. Data Link atau Physical Layer (Lapisan OSI 1 dan 2). Contoh dari lapisan ini adalah Ethernet, Wi-Fi dan MPLS. Implementasi untuk lapisan ini biasanya terletak pada device driver ataupun chipset firmware.
  2. Protocol Internet (Lapisan OSI 3). Seperti halnya rancangan awal pada lapisan network (lapisan OSI 3), lapisan ini bertanggung-jawab atas sampainya sebuah paket ke tujuan melalui sebuah kelompok jaringan komputer. Lapisan Internetwork pada TCP/IP memiliki tugas tambahan yaitu mengatur bagaimana sebuah paket akan sampai tujuan melalui beberapa kelompok jaringan komputer apabila dibutuhkan.
  3. Transport atau Protocol TCP dan UDP (Lapisan OSI 4 dan 5). Contoh dari lapisan ini adalah TCP, UDP dan RTP.
  4. Protocol Applications (Lapisan OSI 5 sampai dengan 7). Contoh dari lapisan ini adalah HTTP, FTP dan DNS.

5. Aplikasi Jaringan Komputer

A. Message Handing Sistem (MHS). Aplikasi ini dikenal dengan nama :

  1. Pesan (message) yang berfungsi menangani pertukaran pesan elektronik yang dikirim melalui suatu sistem, jaringan komputer. Seperti: SMTP(Simple Mail Transfer Protocol).
  2. Website yaitu layanan komunikasi dalam bentuk pesan seperti : hyper text transfer protocol (http).

B. File Transfer digunakan untuk mengirim berkas antar komputer.

C. Job Transfer and Manipulation(JTM) digunakan untuk mengendalikan program secara remote atau disebut juga remote job control yaitu dengan melakukan pengiriman perintah pengaktifan, pengiriman hasil proses, dan penghentian kerja dari program melalui jaringan komputer.
Referensi Tulisan :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: